Beritabolaindonesia.net – Striker Hull City, Oli McBurnie, kembali menjadi sorotan setelah performanya yang impresif di Liga Championship Inggris musim ini menghidupkan kembali peluangnya untuk mendapatkan panggilan ke timnas Skotlandia menjelang Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. McBurnie, yang terakhir memperkuat negaranya beberapa tahun lalu, kini membidik impiannya bermain di turnamen terbesar sepak bola dunia setelah absen cukup lama dari skuat nasional.
Pemain berusia 28 tahun itu menunjukkan bentuk terbaiknya bersama Hull City, mencetak gol di tiga pertandingan beruntun, termasuk ketika membantu timnya meraih kemenangan 1–0 atas West Bromwich Albion di Championship. Gol penalti yang dicetaknya pada laga itu menjadi penanda bahwa McBurnie kembali dalam performa puncak setelah pulih dari cedera sebuah momentum yang bisa menjadi nilai plus dalam pertimbangan manajer timnas, Steve Clarke.
McBurnie sendiri tak menutup niatnya untuk memperkuat Skotlandia di Piala Dunia 2026. Dalam pernyataannya baru‑baru ini, ia secara jelas menyatakan bahwa bermain di turnamen tersebut adalah puncak karier dan sesuatu yang sangat ia idamkan sejak lama. Ia berbicara tentang bagaimana ia telah bekerja keras untuk kembali ke performa terbaiknya dan berharap usahanya itu akan membuat keputusan pemanggilan menjadi sulit bagi staf pelatih.
“Saya telah mengatakan berkali‑kali bahwa bermain untuk negara saya adalah puncak dari apa yang bisa dicapai seorang pemain,” ujar McBurnie. “Saya belum bisa melakukannya beberapa tahun karena satu dan lain hal. Sekarang, saya hanya fokus pada performa saya bersama Hull dan berusaha membuat keputusan bagi manajer menjadi semudah mungkin.”
Ketidakhadiran McBurnie di tim nasional sudah berlangsung selama beberapa tahun, terutama karena cedera dan alasan lainnya. Ia terakhir kali tampil untuk Skotlandia dalam sebuah pertandingan internasional beberapa musim lalu dan sempat mengalami cedera serius yang membuatnya absen di turnamen besar sebelumnya, termasuk Euro. Momen itu menjadi pengalaman pahit bagi McBurnie, tetapi juga memupuk keinginannya untuk kembali ke panggung internasional dan menorehkan kisah yang lebih berkesan.
Sementara itu, performa McBurnie di Hull City tak bisa dianggap remeh. Sepanjang musim ini, ia mencatat sejumlah gol penting dan menjadi salah satu striker paling produktif di kasta kedua sepak bola Inggris. Dengan 10 gol dalam 13 penampilan, McBurnie tak hanya membantu klubnya bersaing di papan atas klasemen Championship, tetapi juga menarik perhatian publik dan media akan potensi kebangkitannya di level internasional.
Dalam konteks timnas Skotlandia, McBurnie bukan satu‑satunya pemain yang tengah dipertimbangkan. Pelatih Steve Clarke memiliki banyak pilihan di lini depan, termasuk nama‑nama seperti Che Adams, Lyndon Dykes, dan Lawrence Shankland. Namun situasi ini justru membuka peluang bagi pemain yang tengah dalam performa tajam untuk masuk dalam pertimbangan. Clarke dikenal menghargai konsistensi dan performa pemain di klub, sehingga kontribusi McBurnie di Hull bisa menjadi faktor penting dalam keputusan pemanggilan nanti.
Selain McBurnie, timnas Skotlandia sendiri telah memastikan tempat mereka di Piala Dunia 2026, berakhirnya penantian selama 28 tahun setelah kemenangan dramatis 4–2 atas Denmark di kualifikasi. Kemenangan itu membawa harapan baru bagi sepak bola Skotlandia dan juga menciptakan antisipasi tinggi dari para penggemar di seluruh negeri akan kinerja tim di turnamen dunia.
Namun, memasuki fase persiapan menuju Piala Dunia, keputusan siapa saja pemain yang akan dibawa ke turnamen bergengsi itu tetap berada di tangan Steve Clarke dan jajaran pelatih. Dengan performa yang terus meningkat, McBurnie jelas menawarkan opsi menarik di lini depan terutama jika ia mampu mempertahankan konsistensi golnya hingga akhir musim domestik.
Bagi McBurnie sendiri, kesempatan untuk bermain di Piala Dunia 2026 akan menjadi momen paling membanggakan dalam kariernya. Tidak hanya karena tampil di panggung terbesar sepak bola, tetapi juga sebagai bentuk pembuktian bahwa kerja keras dan ketekunan bisa membawa pemain kembali ke puncak performa setelah masa sulit.
“Itu akan menjadi salah satu pencapaian terbesar dalam karier saya,” tegas McBurnie.
